Naruto: Temui Fugaku, pengganti pemimpin Madara Uchiha!

Duniamangaku.com – Serial Naruto karya Masashi Kishimoto dan franchise-nya menampilkan puluhan atau bahkan ratusan karakter yang sangat kompleks dan unik dalam sebuah cerita yang berpusat pada dunia shinobi. Di antara sekian banyak karakter yang diperkenalkan dalam cerita, tentu ada beberapa yang menjadi favorit penggemar. Contohnya termasuk Naruto Uzumaki, Boruto Uzumaki, atau Sasuke Uchiha.

Berbicara tentang Sasuke, klan Uchiha adalah salah satu klan paling berpengaruh di Desa Konoha atau keseluruhan cerita. Meski pada akhirnya klan ini harus mengalami nasib tragis, banyak cerita kompleks dan menarik muncul dari klan elit ini. Salah satunya adalah cerita tentang karakter pemimpin klan mereka, Fugaku Uchiha.

Siapa Fugaku Uchiha

Bagi para Otaku yang pernah mengikuti serial Naruto pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Fugaku Uchiha. Fugaku Uchiha adalah pemimpin klan Uchiha setelah Madara Uchiha. Dia juga ayah dari Uchiha Sasuke dan Uchiha Itachi. Dalam serial Naruto, Fugaku dihadirkan sebagai sosok ayah yang tegas dan penyayang.

Fugaku memiliki seorang istri bernama Mikoto Uchiha, yang juga merupakan ibu dari Itachi dan Sasuke. Sosok Fugaku sangat dikenal dan ditakuti oleh penduduk Konoha serta desa-desa lainnya. Dikenal dengan julukan “Mata Jahat” atau “Mata Gila” karena kekuatannya yang luar biasa, terutama dalam kaitannya dengan Dojutsu Sharingan.

Bagaimana Itachi dan Sasuke bisa menjadi karakter yang harus diperhitungkan dalam serial ini dapat dilihat dari karakter Fugaku yang dikenal memiliki kekuatan epik. Beberapa penggemar percaya bahwa Fugaku adalah karakter paling kuat di klan Uchiha. Diketahui bahwa Fugaku berhasil mengaktifkan Mangeky Sharingan setelah kematian rekannya.

Selain itu, berdasarkan informasi yang tersedia, selama era Perang Ninja Besar, Fugaku mampu menyamai pencapaian Minato dengan membunuh banyak shinobi musuh sendirian menggunakan kemampuan Genjutsu miliknya.

Baca juga  One Piece: 8 Kesalahan Eiichiro Oda!!

Yang juga luar biasa adalah dalam novel pertama Itachi, Fugaku dikenal bahkan dianggap sebagai salah satu sanin Konoha.

Dengan segala prestasi dan kelebihan yang dimilikinya, ia membuat Fugaku berusaha untuk ikut serta dalam komunitas Konoha. Berkat kekuatannya, Fugaku telah ditunjuk sebagai kepala keamanan militer Konoha yang sangat nyaman.

Selain itu, Fugaku juga merupakan kandidat untuk menjadi Hokage Keempat Konohagakure – meskipun sebagian besar dukungan ini berasal dari klan Uchiha.

Sayangnya, kebencian Konoha terhadap klan Uchiha membuat Minato terpilih menjadi Hokage. Selain itu, kebencian ini juga menjadi cikal bakal kehancuran klan Uchiha.

Fugaku Otak Dibalik Kudeta

Padahal, kebencian terhadap klan Uchiha sudah ada sejak lama. Bahkan, sejak Konoha pertama kali dibangun, bahkan klan Uchiha telah dibenci oleh penduduknya.

Kebencian terhadap klan Uchiha terus mengakar di generasi berikutnya. Orang-orang Konoha sering menuduh klan Uchiha sebagai dalang di balik semua peristiwa mengerikan di desa mereka.

Contohnya saat Kurama menyerang desa Konoha yang menimbulkan banyak korban yang dianggap sebagai tindakan klan Uchiha. Meskipun Itachi mencoba menjelaskan kebenarannya, mereka tidak mau mempercayainya. Itu juga menjadi puncak dari keretakan antara klan Uchiha dan desa Konoha.

Fugaku, tidak lagi menanggung tekanan dan kebencian penduduk, mencoba membalas dendam. Dia menyusun rencana untuk melakukan kudeta untuk menjatuhkan Hokage. Salah satu rencana yang dia buat adalah memasukkan Itachi ke dalam grup ANBU. Tujuannya adalah untuk menggali informasi sebanyak mungkin tentang Desa Konoha.

Sayangnya, tanpa sepengetahuan Fugaku, Itachi justru menjadi agen ganda karena ia juga mengkhianati klannya. Di bawah pengaruh Danzo, Itachi dimanipulasi untuk berpikir bahwa apa yang dia lakukan adalah untuk melindungi desa Konoha. Semua informasi yang Itachi tahu, termasuk rencana kudeta Hokage, bocor ke Danzo dan Anbu.

Baca juga  Anime Boruto Episode 234 Indo Sub: Bebaskan Pendekar Pedang dari Desa Kabut

Inilah yang kemudian menjadi awal dari rencana pembantaian klan Uchiha yang didalangi Danzo. Danzo memerintahkan Itachi untuk membunuh seluruh klannya, termasuk orang tuanya.

Ini dilakukan hanya untuk melindungi desa Konoha dari kudeta klannya dan juga untuk mencegah pecahnya perang besar. Itachi juga membuktikan ketulusannya dalam cinta dan kedamaian Konoha dengan mengikuti kata-kata Danzo.

Di akhir hidupnya, ketika Itachi muncul di hadapannya dan istrinya, mereka tidak melawan. Fugaku dan Mikoto mengatakan bahwa mereka masih bangga dengan karakter Itachi. Mereka juga berjanji akan menjaga Sasuke dengan baik. Sayangnya, tidak lama kemudian Fugaku ditemukan tewas di atas tubuh istrinya.

Fugaku adalah salah satu karakter menarik yang sayangnya belum dieksplorasi dengan baik oleh Kishimoto. Padahal, karakter Fugaku memiliki potensi besar untuk menjadi karakter utama dalam cerita. Namun, kepribadian Fugaku tampaknya cukup untuk membuat kesan mendalam pada Sasuke dan Itachi. Bahkan, Sasuke sendiri mencoba mengikuti jejak ayahnya dalam merawat Sarada.